Thursday, September 20, 2018

JURNAL EKSPLORASI PENGETAHUAN LOKAL ETNOMEDISIN DAN TUMBUHAN OBAT



EKSPLORASI PENGETAHUAN LOKAL ETNOMEDISIN DAN TUMBUHAN OBAT di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi

Edi Sumarno

Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo, Indonesia.
E-mail: edisumarno007@gmail.com

EDI SUMARNO (M1A1 13 136) Eksplorasi Pengetahuan Lokal Etnomedisin dan Tumbuhan Obat di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi dibawah bimbingan Dr.Nur Arafah, SP., M.Si dan Arniawati, S.Hut., M.Sc.
Masyarakat Desa Kapota merupakan salah satu dari Sembilan masyarakat adat di Kabupaten Wakatobi. Masyarakat Desa Kapota memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan etnomedisin dengan keunikan ramuan dan cara penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendokumentasikan jenis-jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan masyarakat Desa Kapota, mengetahui bagaimana aspek etnomedisin masyarakat Desa kapota, dan mengetahui cara masyarakat melestarikan tumbuhan tersebut. Peneltian ini menggunakan metode purposive sampling dengan sampel responden batra dan pasien batra Desa Kapota. Hasil menunjukan bahwa terdapat 27 jenis tumbuhan berupa 7 pohon, 13 perdu, 2 herba, 3 semak, 1 jenis palem, dan 1 jenis paku-pakuan epifit dengan bagian yang digunakan sebagai bahan obat berupa daun, buah, bunga, akar, batang, getah dan seluruh bagian tumbuhan (herba). Aspek etnomedisin sangat kental dalam budaya masyarakat dimana masyarakat telah memiliki pengetahuan cara pengobatan secara turun temurun. Upaya pelestarian telah dilakukan dimana masyarakat menanam sendiri tumbuhan obat tersebut dan hanya mengambil bagian yang dibutuhkan tanpa merusak tumbuhan.
Kata kunci: Etnomedisin, Masyarakat Desa Kapota , Konservasi, dan Tumbuhan Obat.

SILAHKAN DOWNLOAD FILENYA DISINI

No comments:

Post a Comment

SKRIPSI PERAN WANITA TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA

  I. PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Gerakan wanita atau lebih dikenal sebagai gerakan gender sebagai gerakan politik sebenarnya...