EKSPLORASI PENGETAHUAN LOKAL ETNOMEDISIN
DAN TUMBUHAN OBAT di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi
Edi
Sumarno
Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan
dan Ilmu Lingkungan Universitas Halu Oleo, Indonesia.
E-mail: edisumarno007@gmail.com
EDI SUMARNO (M1A1 13 136) Eksplorasi Pengetahuan Lokal
Etnomedisin dan Tumbuhan Obat di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi dibawah
bimbingan Dr.Nur Arafah, SP., M.Si dan
Arniawati, S.Hut., M.Sc.
Masyarakat Desa Kapota merupakan salah satu dari
Sembilan masyarakat adat di Kabupaten Wakatobi. Masyarakat Desa Kapota
memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan etnomedisin dengan keunikan ramuan dan cara
penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendokumentasikan
jenis-jenis tumbuhan obat yang dimanfaatkan masyarakat Desa Kapota, mengetahui
bagaimana aspek etnomedisin masyarakat Desa kapota, dan mengetahui cara
masyarakat melestarikan tumbuhan tersebut. Peneltian ini menggunakan metode purposive sampling dengan sampel
responden batra dan pasien batra Desa Kapota. Hasil menunjukan
bahwa terdapat 27 jenis tumbuhan berupa 7 pohon, 13 perdu, 2 herba, 3 semak, 1
jenis palem, dan 1 jenis paku-pakuan epifit dengan bagian yang digunakan
sebagai bahan obat berupa daun, buah, bunga, akar, batang, getah dan seluruh
bagian tumbuhan (herba). Aspek etnomedisin sangat kental dalam budaya
masyarakat dimana masyarakat telah memiliki pengetahuan cara pengobatan secara
turun temurun. Upaya pelestarian telah dilakukan dimana masyarakat menanam
sendiri tumbuhan obat tersebut dan hanya mengambil bagian yang dibutuhkan tanpa
merusak tumbuhan.
Kata
kunci: Etnomedisin, Masyarakat Desa
Kapota , Konservasi, dan Tumbuhan Obat.
SILAHKAN DOWNLOAD FILENYA DISINI
No comments:
Post a Comment